Bab 42: Dukungan Penuh
Halaman (1/3)
#Kondisi Sang Ratu Perfilman Gu Berpeluang Pulih#
Begitu membuka daftar pencarian terpopuler, unggahan pertama ternyata berasal dari akun Gu Chuman. Dengan akun pribadinya, Gu Chuman mengunggah hasil pemeriksaan terbaru beserta kesimpulan dokter.
Meski sulit dipercaya, keajaiban memang telah terjadi.
Di bagian akhir unggahannya, Gu Chuman juga menyertakan sebuah tautan klarifikasi.
Semua orang mengira tautan itu berisi penjelasan ilmiah atau pengumuman terkait kondisi Gu Chuman. Namun, setelah dibuka, mereka justru menemukan berita klarifikasi mengenai skandal Shi Ge yang telah diunggah dua tahun lalu, tetapi tidak pernah mendapat perhatian maupun dibagikan siapa pun.
Gu Chuman mengumumkan bahwa kondisinya telah membaik, lalu menyertakan klarifikasi mengenai skandal Shi Ge dalam unggahan Weibo-nya yang memiliki jumlah pengikut terbesar.
Hubungan macam apa ini?
Cinta sejati?
Saat semua orang masih tercengang, Song Huai dan Lu Zhu ikut membagikan tautan klarifikasi tersebut.
Kemudian keluarga Wang membagikannya, disusul keluarga Mu.
Kak Mei, Fan Xiaolin, dan tim acara “Pasangan Mana yang Paling Kamu Cintai?” juga ikut membagikannya.
Baiklah, memang benar Shi Ge pernah membantu Gu Chuman melewati pernikahannya yang menyedihkan. Sang ratu perfilman itu memang sangat tahu berterima kasih, jadi bisa dipahami jika ia membantu Shi Ge.
Song Huai, Lu Zhu, dan yang lainnya adalah sahabat baik Gu Chuman. Wajar jika mereka turut membagikannya.
Keluarga Wang, keluarga Mu, dan pihak-pihak lain juga pernah bekerja sama dengan Shi Ge, jadi masih bisa dimengerti.
Namun, sialnya, Chen Duoduo, Zhou Tutu, Xie Liangbi, Zhu Rong, dan Lin Qiao itu apa-apaan?
Bukankah mereka seharusnya menjadi musuh Shi Ge?
Lalu siapa pula produser musik Liang Gongzang yang terselip di antara mereka, padahal sama sekali tidak punya hubungan dengan Shi Ge?
【Memanfaatkan pengaruhnya untuk mengklarifikasi masalah Shi Ge pada saat seperti ini, apakah Sang Ratu Perfilman Gu sedang membela Shi Ge?】
【Berita ini sudah terbit dua tahun lalu. Kenapa aku sama sekali belum pernah melihatnya?】
【Bukan hanya itu. Aku juga menemukan penjelasan yang diterbitkan langsung oleh kepala panti asuhan, serta klarifikasi dalam bahasa Inggris dari Nona Thailand dan panitia kontes kecantikan untuk Shi Ge. Semua itu sebenarnya sudah ada, tetapi kita sama sekali tidak pernah melihatnya.】
【Benar juga. Kenapa aku tidak pernah terpikir bahwa hadiah satu juta harus dikenai pajak? Setelah dipotong pajak, bukankah yang disumbangkan Shi Ge kepada panti asuhan memang delapan ratus ribu? Dan soal pertunjukan di kolam renang, peserta yang tampil sebelum Shi Ge pergi terburu-buru. Apa salahnya peserta setelahnya membantu membawakan sepatu? Shi Ge hanya sekalian membawa semua sepatu yang ada di sekitarnya, termasuk sepatu Nona Thailand itu, bukan? Saat acara olahraga sekolah, aku juga sering membawakan sepatu olahraga teman yang kesulitan. Sebenarnya apa masalahnya?】
Para penonton yang selama ini hanya ikut menikmati keributan perlahan tersadar dan mulai berbalik membela Shi Ge.
Para penggemar Xue Zhirong tidak tahan lagi.
【Lucu sekali. Dunia sudah berubah sejauh ini? Sekarang bahkan Shi si Pelacur pun ada yang mencoba mencucinya dari segala tuduhan?】
Halaman (1/3)
Halaman (2/3)
【Cuci terus, cuci saja. Penipuan donasi dan kasus sepatu pun bisa dicuci. Berikutnya jangan-jangan kalian akan bilang dia bahkan bukan simpanan?】
【Para penggemar Shi si Pelacur benar-benar makhluk paling menjijikkan di seluruh dunia.】
【Kau yang bodoh. Kapan kau pernah melihat Shi Ge punya penggemar? Nona besar ini bukan orang yang bisa kau dekati sesuka hati.】
【Selain dibenci, memang Shi Ge punya penggemar? Coba tunjukkan satu saja.】
【Baiklah, mulai hari ini aku menjadi penggemar Shi Ge.】
【Jangan bertengkar dulu. Aku hanya punya satu pertanyaan: apa Shi Ge benar-benar pernah menggoda Fu Huaiyi dan menyusup di antara hubungan Fu Huaiyi dengan Xue Zhirong?】
【Tentu saja! Dulu Rongrong dan Shi Ge sangat dekat, bahkan Rongrong mencarikan pekerjaan untuknya. Lalu apa yang terjadi? Kalau Shi Ge tidak melakukan apa-apa, memangnya Rongrong perlu mengadakan konferensi pers untuk mengecamnya?】
【Apakah moral masyarakat sudah serusak ini? Bahkan simpanan pun ada yang berusaha dibela? Katakan saja, mereka berdua dahulu sahabat karib, tidur di ranjang yang sama dan makan dari mangkuk yang sama. Kalau bukan karena Shi si Pelacur menyusup di antara mereka, apakah mereka akan berubah menjadi musuh?】
【Kalau Shi si Pelacur mengaku dirinya bukan simpanan, keluarkan buktinya! Tunjukkan bukti bahwa dia bukan simpanan.】
【Kau sakit jiwa? Kalau dia tidak pernah menjadi simpanan, bagaimana mungkin dia mengeluarkan bukti? Apa foto Shi Ge dan Fu Huaiyi yang satu berada di ujung selatan dan satu lagi di ujung utara negeri bisa dijadikan bukti?】
【Justru idola kalian, Xue Zhirong, yang harus menunjukkan bukti bahwa Shi Ge dan Fu Huaiyi pernah berciuman, berhubungan badan, atau berada di ranjang bersama! Kalau tidak, aku juga bisa mengadakan konferensi pers dan menuduh Xue Zhirong menyusup di antara aku dan suamiku. Apakah itu berarti hanya karena aku menuduhnya, perempuan bermarga Xue itu benar-benar menggoda suamiku? Fu Huaiyi itu playboy. Menurutku, Xue Zhirong malah mengidap paranoia.】
【Ngomong-ngomong, kalian sungguh percaya Shi Ge akan tertarik pada Fu Huaiyi? Menurutku, dengan sikap Shi Ge yang narsistis dan angkuh, kalau Fu Huaiyi mendekatinya, dia pasti akan memaki dengan jijik, “Menjauh dariku, dasar benda kotor! Jangan mencemari kecantikanku yang suci dan mulia!”】
Begitu komentar itu muncul, semua orang langsung terdiam.
Bagaimana mengatakannya, ya?
Bayangan itu memang terdengar konyol, tetapi terlalu sesuai dengan gaya Shi Ge.
Rasanya, hanya dengan membaca tulisannya saja, mereka sudah bisa mendengar suara Shi Ge yang narsistis sekaligus congkak sampai ke tingkat yang keterlaluan.
Para penonton yang gemar menyaksikan keributan bertarung melawan para penggemar Xue Zhirong dan Fu Huaiyi selama ratusan ronde. Bagaimanapun juga, para penggemar Xue dan Fu sudah yakin sepenuhnya bahwa Shi Ge adalah seorang simpanan.
Kalau bukan simpanan, mengapa dua sahabat yang dahulu begitu dekat sampai mengadakan konferensi pers untuk menghajarmu? Kalau bukan simpanan, mengapa kalian bertengkar di belakang panggung waktu itu? Mengapa Xue Zhirong sampai menangis dan memohon agar kau tidak menghancurkan hubungannya dengan Fu Huaiyi? Dipikir-pikir, memang ada yang tidak beres, bukan?
Menjelang sore, para penggemar Gu Chuman, penggemar Song Huai, penggemar Lu Zhu, para pembenci Shi Ge, dan berbagai pihak lain mulai turun tangan. Seluruh dunia penggemar pun berubah menjadi medan perang yang luar biasa ramai.
Sementara itu, kabar gembira yang baru diumumkan oleh pihak Xue Zhirong dan Fu Huaiyi telah kehilangan perhatian. Wajah keduanya tampak sangat buruk.
Perang antara para pembenci berlangsung hingga keesokan harinya. Semua orang kemudian berbondong-bondong mendatangi akun Shi Ge.
Setelah bertengkar selama itu, bukankah sebagai orang yang terlibat langsung kau seharusnya muncul dan mengatakan sesuatu?
Para penonton juga merasa Shi Ge memang sudah seharusnya angkat bicara. Apa dia benar-benar tidak peduli terhadap semua skandal itu?
Mereka menunggu, terus menunggu.
【Lapor! Shi Ge mengunggah sesuatu di Weibo.】
Halaman (2/3)
Halaman (3/3)
Para penggemar dan pembencinya beramai-ramai membuka unggahan itu. Astaga, ternyata hanya tautan untuk mengikuti undian berhadiah dari sebuah komik, ditambah sembilan foto swafoto hasil penyuntingan digital yang sangat cantik.
Semua orang: “…”
Komik macam apa yang bisa lebih penting daripada klarifikasi?
Mereka membuka tautannya dan menemukan judul “Catatan Nyata Seleksi Selir Sang Maharani”.
Ternyata itu komik bergenre matriarki.
Kisahnya menceritakan seorang pekerja kantoran perempuan dari zaman modern yang terlempar ke negeri matriarki dan menjadi maharani. Setelah itu, ia memulai proses pemilihan selir.
Sang perdana menteri menasihati maharani bahwa keturunan harus diutamakan. Ia harus memilih sebanyak mungkin pria yang subur untuk masuk istana dan menemaninya. Jumlahnya tidak boleh kurang dari tujuh orang.
Dengan demikian, maharani memulai perjalanan seleksi selir yang gila-gilaan.
Menyanyi, menari, menghibur orang, hingga adu bentuk tubuh.
Para pria mengerahkan segala kemampuan untuk merebut hati maharani. Setiap hari, maharani dikelilingi para pria tampan dan dilayani para selir istana. Hidupnya sungguh menyenangkan.
Komik itu baru saja sampai pada bagian ketika maharani memilih seratus pria tampan dari seribu peserta, lalu bersiap menyeleksi lima puluh orang dari seratus peserta tersebut untuk maju ke babak berikutnya.
Semua orang: “…”
Sebenarnya, komik melodramatis macam apa yang kau baca setiap hari?
Namun, setelah mereka membukanya, terdengar suara orang-orang menelan ludah. Para peserta seleksi ternyata cukup tampan. Otot dada mereka juga besar. Sedangkan soal alur cerita, untuk apa memikirkan alur? Bukankah ini hanya seleksi selir? Masih mau menuntut apa lagi?
“Catatan Nyata Seleksi Selir Sang Maharani”, yang semula hanya memiliki sepuluh ribu pembaca setia, langsung meledak popularitasnya.
Tim produksi sangat gembira. Mereka segera mengirim pesan pribadi kepada Shi Ge untuk meminta alamat, lalu hendak mengirimkan komik edisi asli, tanda tangan khusus dari pengarang, serta boneka karakter pesanan khusus sebagai ucapan terima kasih.
Shi Ge tentu saja juga sangat senang.
Para pembenci: Aduh, tiba-tiba aku merasa diriku sendiri seperti orang bodoh karena bersikeras melawan orang sinting semacam ini.
Perang besar yang semula berkobar akhirnya mereda karena Shi Ge sama sekali tidak memedulikannya.
Di dalam mobil, Shi Ge dengan riang mengirimkan alamatnya kepada tim produksi, lalu sekalian memilih boneka karakter mana yang ia inginkan.
Aduh, yang ini bagus.
Putra keluarga pejabat istana tampaknya lebih manis. Setiap kali melihat sang maharani, ia langsung berubah menjadi si manis kecil yang jantungnya berdetak kencang.
Namun, putra bungsu keluarga jenderal memiliki tubuh yang jauh lebih menggoda. Otot dadanya besar, perutnya berotot, dan ia juga membawa senjata.
Putra bungsu keluarga perdana menteri memiliki paras menawan sekaligus kecerdasan yang anggun, laksana pohon giok dan bunga anggrek.
Shi Ge merasa kesulitan.
Mengapa ia hanya boleh memilih satu?
Tidak bisakah semuanya saja?